Jumat, 20 September 2013

Staf Khusus Menko Kesra Dukung Operasi Gratis 51 Pasien Bibir Sumbing

 Terlihat  staf khusus Menko Kesra Leo Nababan terlibat berbicara dengan Nur, 7,  anak bibir sumbing    didampingi orang tuanya Florida br Nababan dan Hary  Mahfud, didampingi neneknya Sainah.



MEDAN : Staf khusus Menko Kesra Ir Leo Nababan menyatakan penghargaan kepada para dokter dan Rumah Sakit Murni Teguh, telah melakukan operasi bibir sumbing secara gratis kepada 51 orang pasien dari berbagai daerah di Sumut.
      Kometar tersebut, kata Nababan, saat menjenguk sejumlah pasien usia 6 hingga 9 tahun, di ruangan khusus Rumah Sakit Murni Teguh Jln. Jawa Medan, Rabu (18/9).
      Kegiatan seperti amal ibadah, kata Leo Nanaban, harus terus dilanjutkan sebagai bakti sosial kepada masyarakat terutama yang tidak mampu membiayai putra/putri mereka untuk operasi.
     “Saya selaku staf Menko Kesra dan Caleg DPR RI dari Golkar asal Sumut apresiasi kepada para dokter yang menangani pasien-pasien tidak mampu,” ujar Nababan yang pada kesempatan itu didampingi beberapa dokter antara lain dr Lilis, dr Lementa, drg. Anita dan dr Horas Raja Gugukguk. SPB. Finacs dan lainnya.
      Drg Anita kepada staf Menko Kesra melaporkan, bakti sosial operasi bibir sumbing secara gratis ini sudah dilakukan dua kali tahun 2013. Sementara operasi kali ini mencapai 51 pasien dan diyakini akan bertambah lagi.
     Anita yang didampingi dr Lilis dan dr Lementa membenarkan, Oktober 2013 akan dipasang lagi lebih kurang 128 kaki palsu kepada warga Sumut. Dari jumlah itu 80 orang diantaranya sudah diukur ukuran kaki pasien.
     Operasi gratis dan bantuan kaki palsu ini mendapat dukungan penuh dari Yayasan Surya yang bekerjasama dengan tim dokter di Rumah Sakit (RS) Murni Teguh Medan, kata drg Anita.
      Bahkan dr Horas Rajagukguk, SPB, Finacs menyatakan, dirinya ikut terlibat dalam operasi pasien-pasien bibir sumbing di rumah sakit tersebut. “Ini juga amal ibadah bagi kami,” ujarnya.)

Tulisan Sdr.Abdullah Dadeh 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar